Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Intermittent Fasting

bbc.com

Banyak orang menemukan bahwa puasa intermiten atau intermittent fasting membawa banyak manfaat kesehatan bagi mereka, termasuk pencegahan penyakit, perbaikan pencernaan, dan bahkan mengurangi kembung. 

Diet intermittent fasting sendiri merupakan diet yang mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama beberapa waktu tertentu. Dimana dalam  jangka waktu  ini, kamu masih diperbolehkan untuk minum.  Namun masih banyak orang melakukan kesalahan saat melakuan diet ini diantaranya:

Terlalu banyak makan saat jeda waktu puasa

Puasa intermiten berhasil karena membatasi waktu makan Anda adalah cara untuk membatasi kalori dan makan lebih sedikit kalori daripada yang Anda bakar membantu menurunkan berat badan. Tetapi jika Anda makan dari saat waktu Anda terbuka hingga detik terakhir jendela Anda tertutup, Dan Anda makan melewati titik kenyang menuju ketidaknyamanan atau rasa sakit, itu dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Makan terlalu sedikit selama 'jendela makan'

Pelaku diet intermittent fasting hanya diminta menentukan 'jendela makan' atau waktu makan harian mereka, bukan memangkas asupan kalori secara drastis. Menurut Holm hal ini bakal merugikan kesehatan jika dilakukan.

"Makan terlalu sedikit, misalnya kurang dari 1.200 kalori per hari selama diet, bakal mengurangi massa otot dan memperlambat metabolisme tubuh," ujarnya.

Tidak cukup makan protein

Salah satu bonus tentang gaya hidup puasa intermiten adalah tidak ada makanan yang terlarang. Meskipun Anda bisa makan makanan tinggi karbohidrat seperti pasta, pizza, roti, dan smoothie buah, pastikan bahwa Anda makan cukup protein untuk mencegah rasa lapar. Jika tidak, Anda akan merasa lapar, yang bisa membuat Anda makan lebih banyak.

Minum minuman manis

Di luar jendela makan, pelaku diet intermittent fasting bebas minum. Kesempatan ini sering disalahartikan dengan mengonsumsi minuman manis yang mengandung lebih dari 5 kalori. Misalnya saja menambahkan susu dan gula ke dalam secangkir kopi atau teh.

Tidak minum cukup air putih

Menghidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup setiap hari adalah kunci diet sehat, termasuk saat intermittent fasting. Air putih sangat dibutuhkan untuk mengisi kembali cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

Posting Komentar

0 Komentar